Sunyi hari itu,padahal hari mulai tiba
Tampak bocah dengan kaos oblong
Warna putih kusam dengan batik yang tidak rata sedang mencari bekas-bekas bungkus nasi
Sunyi mulai pecah
Dengan fajar yang mulai mengintip
Kuhampiri bocah usang itu
Kutanya asal-usulnya
“Aku yatim piatu” jawab bocah itu
Matanya yang layu meningalkanku
Sang surya telah tinggi, hari mulai ribut
Walau panas menyengat kulit dan bau busuk mulai menajam
Anak itu tetap mencari bungkus nasi
Saat itu jam tiga sore
Dan matahari mulai turun
Dalam hati kutrawang anak itu
Kulihat dia menangis, meneteskan air mata mengiringi langkah ketepian
Namanya joko, kutanya dia”mengapa engkau menangis”....?
Matahari mulai terbenam
Bersamaan mengiringi langkah sedih anak usang yang ingin sekolah
Yogyakarta, 07 mei 2011